07:14
Sub05:37
Dzu12:56
Ash16:06
Mag18:35
Isy20:02
25m 46d
15:40:14
Kenapa Menikah - Ustadz Dr Syafiq Riza Basalamah MA
Ceramah
8 October 2026

Kenapa Menikah - Ustadz Dr Syafiq Riza Basalamah MA

Pernikahan dalam Islam bukan sekadar pemenuhan naluri biologis, melainkan langkah mulia untuk menjalankan ibadah dan menjaga kehormatan diri. Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah menekankan bahwa niat yang lurus dalam menikah akan mendatangkan keberkahan dan menjadi sarana untuk meraih keturunan yang sholeh.

Pernikahan adalah sunnah Rasulullah SAW yang agung, sebuah ikatan suci yang menyatukan dua insan dalam rangka membangun kehidupan di atas ketaatan kepada Allah SWT. Banyak orang memandang pernikahan hanya sebagai sarana penyaluran syahwat atau status sosial, padahal hakikatnya jauh lebih dalam sebagai sarana ibadah yang panjang. Artikel ini akan mengulas poin-poin penting mengenai alasan utama seorang Muslim harus memandang pernikahan dengan kacamata syariat. ## Menjaga Kehormatan dan Menundukkan Pandangan Pernikahan adalah benteng utama bagi seorang mukmin untuk menjaga kesucian diri dari perbuatan yang diharamkan Allah. Di tengah zaman yang penuh dengan fitnah dan godaan pandangan, membangun rumah tangga menjadi solusi efektif untuk menyalurkan keinginan biologis secara syar'i. Dengan menikah, seseorang dapat menjaga kehormatannya dan keluarganya, sekaligus menundukkan pandangan dari hal-hal yang tidak diizinkan oleh agama. Rasulullah SAW bersabda bahwa bagi mereka yang mampu, menikah adalah langkah terbaik untuk menjaga kemaluan dan pandangan. ## Sarana Ibadah dan Penyempurna Agama Menikah dipandang sebagai separuh dari agama karena di dalamnya terdapat tanggung jawab besar, kesabaran, serta kerja sama dalam ketaatan. Hidup berpasangan memungkinkan suami dan istri untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, saling menguatkan dalam menghadapi ujian dunia, dan bersama-sama meniti jalan menuju surga Allah. Setiap interaksi di dalam rumah tangga, jika diniatkan karena Allah, akan bernilai pahala yang sangat besar bagi kedua belah pihak. ## Membangun Keturunan yang Sholeh Tujuan mulia lain dari pernikahan adalah untuk melanjutkan keturunan dengan cara yang diridhoi Allah. Sebagai orang tua, tugas utama kita adalah mendidik anak-anak agar menjadi generasi yang beriman, bertakwa, dan berbakti kepada orang tuanya. Kehadiran anak-anak yang sholeh adalah investasi akhirat yang tidak akan terputus pahalanya. Melalui pernikahan yang dibangun di atas fondasi iman, anak-anak akan tumbuh dalam lingkungan yang terjaga nilai-nilai Islamnya. Kesimpulan dari pembahasan ini adalah bahwa menikah harus didasari oleh niat karena Allah semata, bukan sekadar mengikuti tren atau tekanan sosial. Dengan niat yang benar, pernikahan akan menjadi ladang pahala yang menenangkan hati serta menjadi jalan menuju keberkahan hidup di dunia dan akhirat. Hendaknya setiap muslim mempersiapkan diri dengan ilmu agama sebelum memasuki gerbang pernikahan agar ia mampu menunaikan hak dan kewajiban dengan sebaik-baiknya.

ﷲ
CintaIslam.com

Portal Dakwah — Menyebarkan ilmu yang bermanfaat berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih.

Kontak

Email: info@cintaislam.com
WhatsApp: +62 812-1712-3388

© 2026 CintaIslam.com