
Ceramah
9 October 2026🔴 Khutbah Jum'at | Ustadz Abdurrahman Hadi, Lc., M.H.
Khutbah ini menekankan pentingnya menjaga ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala sebagai bekal utama seorang mukmin dalam menjalani kehidupan. Ustadz Abdurrahman Hadi mengingatkan pentingnya berpegang teguh pada syariat Islam dan meneladani sunnah Rasulullah dalam setiap lini kehidupan agar selamat di dunia dan akhirat.
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memberikan kita berbagai nikmat iman dan Islam, sehingga kita dapat berkumpul di majelis yang mulia ini. Shalawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada teladan utama kita, Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya yang istiqamah di atas jalan kebenaran hingga hari kiamat. Melalui khutbah ini, kita diingatkan kembali mengenai urgensi ketakwaan, yakni menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya dengan landasan ilmu yang benar sesuai pemahaman para pendahulu kita yang saleh. ## Hakikat Ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala Ketakwaan bukan sekadar ucapan lisan, melainkan sebuah kondisi hati yang terpancar melalui ketaatan lahiriah yang konsisten. Seorang hamba yang bertakwa senantiasa merasa diawasi oleh Allah di mana pun ia berada, baik dalam kesendirian maupun di keramaian. Hal ini merupakan bentuk ihsan yang menjadi puncak dari keimanan. Dengan menyadari bahwa Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui, seseorang akan lebih berhati-hati dalam setiap tindakan, perkataan, dan keputusan yang diambilnya. Ketakwaan menjadi benteng utama dari kemaksiatan dan syubhat yang dapat merusak hati. ## Mengikuti Jalan Rasulullah dan Para Sahabat Jalan keselamatan yang hakiki adalah dengan meneladani kehidupan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabat radhiyallahu 'anhum. Mengikuti manhaj salaf berarti memahami Al-Qur'an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman generasi terbaik umat ini. Dalam menjalani kehidupan di tengah zaman penuh fitnah, seorang mukmin harus selalu merujuk pada ilmu syar'i agar tidak terjebak dalam bid'ah maupun hawa nafsu yang menyesatkan. Ketaatan yang didasari oleh pemahaman yang benar akan membuahkan ketenangan jiwa dan kemudahan dalam menghadapi berbagai ujian hidup. ## Istiqamah dalam Menjalankan Syariat Istiqamah adalah anugerah terbesar bagi seorang mukmin. Setelah mengenal kebenaran, tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi dalam ketaatan tersebut hingga ajal menjemput. Dunia hanyalah ladang ujian yang sementara, sedangkan tujuan akhir kita adalah keridaan Allah dan surga-Nya. Oleh karena itu, hendaknya kita senantiasa memohon keteguhan hati kepada Allah agar tidak berpaling dari jalan yang lurus. Memperbanyak amal saleh, menjauhi lingkungan yang melalaikan, dan bersahabat dengan orang-orang saleh adalah upaya nyata dalam menjaga istiqamah. Sebagai penutup, marilah kita senantiasa memperbaiki diri dan memperbanyak muhasabah. Janganlah kita tertipu dengan dunia yang fana, melainkan jadikanlah setiap detik waktu kita sebagai investasi bagi akhirat. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan taufik kepada kita semua untuk menjadi hamba-hamba-Nya yang bertakwa, istiqamah di atas sunnah, dan dikumpulkan bersama orang-orang beriman di jannah-Nya kelak.
Sumber: Surabaya Mengaji
Baca selengkapnya: https://www.youtube.com/watch?v=jC4gI-WA76U