06:50
Sub05:16
Dzu12:34
Ash15:45
Mag18:15
Isy19:39
1j 31m 14d
16:43:46
[LIVE] Ustaz Abu Haidar As-Sundawy | Al-Qaulul Farid Fawaid 'ala Kitabit Tauhid
Ceramah
9 October 2026

[LIVE] Ustaz Abu Haidar As-Sundawy | Al-Qaulul Farid Fawaid 'ala Kitabit Tauhid

Kajian ini membahas Kitab Tauhid dengan penjelasan mendalam mengenai urgensi mentauhidkan Allah SWT dalam seluruh aspek kehidupan. Ustaz Abu Haidar As-Sundawy menguraikan faedah-faedah penting dalam memurnikan ibadah hanya kepada Allah agar seorang mukmin meraih keselamatan dunia dan akhirat.

Tauhid merupakan fondasi utama dalam agama Islam yang menjadi penentu sah atau tidaknya amal seorang hamba di sisi Allah SWT. Tanpa pemahaman tauhid yang benar sesuai dengan manhaj salaf, seseorang terancam terjebak dalam kesyirikan yang dapat menghapus seluruh amalan baiknya. Dalam kajian Al-Qaulul Farid yang disampaikan oleh Ustaz Abu Haidar As-Sundawy, ditekankan kembali bahwa dakwah para nabi dan rasul selalu dimulai dengan seruan untuk mengesakan Allah dan meninggalkan segala bentuk sesembahan selain-Nya. Mempelajari tauhid bukan sekadar teori, melainkan kebutuhan mendesak bagi setiap Muslim untuk menjaga kemurnian akidah di tengah berbagai syubhat dan fitnah yang tersebar saat ini. ## Kedudukan Tauhid dalam Kehidupan Seorang Muslim Tauhid adalah hak Allah yang paling besar atas hamba-Nya. Allah SWT menciptakan jin dan manusia semata-mata untuk beribadah dan mengesakan-Nya dalam seluruh aspek kehidupan, baik dalam ibadah ritual maupun ibadah muamalah. Mempelajari tauhid akan memberikan dampak positif berupa ketenangan hati, keikhlasan dalam beramal, serta keteguhan dalam menjalankan syariat Islam. Ketika seseorang memahami kedudukan tauhid, ia akan sadar bahwa tidak ada manfaat yang lebih besar daripada iman yang bersih, dan tidak ada kerugian yang lebih dahsyat daripada kesyirikan yang merusak hubungan seorang hamba dengan Penciptanya. ## Bahaya Syirik dan Kewajiban Menjauhi Perkara yang Merusak Tauhid Syirik merupakan kezhaliman yang paling besar dan dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah jika pelakunya meninggal dunia dalam keadaan belum bertaubat. Dalam menelusuri kitab tauhid, kita diingatkan untuk senantiasa waspada terhadap berbagai praktik yang menjerumuskan ke dalam syirik, baik syirik besar maupun syirik kecil seperti riya atau berlebihan dalam memuja makhluk. Seorang Muslim yang mengikuti manhaj salaf senantiasa berusaha untuk memurnikan niat dan menjauhi perbuatan yang dapat menodai tauhidnya, seperti ketergantungan hati kepada selain Allah atau percaya pada ramalan dan praktik klenik yang bertentangan dengan syariat. ## Pentingnya Menuntut Ilmu untuk Memperkuat Akidah Menuntut ilmu agama yang benar, khususnya ilmu tauhid, adalah sarana utama untuk membentengi diri dari kesesatan. Dengan memahami dalil-dalil dari Al-Qur'an dan As-Sunnah melalui pemahaman para sahabat, seseorang akan memiliki timbangan yang akurat dalam menilai benar atau salahnya sebuah perbuatan. Mengkaji kitab-kitab para ulama, sebagaimana yang dilakukan dalam pembahasan Al-Qaulul Farid, membantu kita untuk meniti jalan yang lurus dan terhindar dari pemahaman yang menyimpang yang bisa membawa seseorang kepada kebinasaan. Sebagai kesimpulan, tauhid adalah kunci surga dan inti dari dakwah Islam yang harus dipelajari sepanjang hayat. Seorang mukmin dituntut untuk senantiasa memperbarui keimanannya, menjaga keikhlasan, dan selalu berdoa agar ditetapkan di atas jalan tauhid hingga akhir hayatnya. Marilah kita jadikan kajian tauhid sebagai prioritas utama dalam menuntut ilmu, agar setiap langkah hidup kita senantiasa berada dalam keridhaan Allah SWT dan jauh dari kesyirikan yang membinasakan.

ﷲ
CintaIslam.com

Portal Dakwah — Menyebarkan ilmu yang bermanfaat berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih.

Kontak

Email: info@cintaislam.com
WhatsApp: +62 812-1712-3388

© 2026 CintaIslam.com