07:32
Sub05:39
Dzu13:04
Ash15:58
Mag18:32
Isy20:13
1j 19m 58d
17:12:02
NABI ﷺ PUN SEBAGAI PEMIMPIN MAU MENERIMA SARAN DARI PARA SAHABAT - KHALID BASALAMAH
Ceramah
10 October 2026

NABI ﷺ PUN SEBAGAI PEMIMPIN MAU MENERIMA SARAN DARI PARA SAHABAT - KHALID BASALAMAH

Artikel ini membahas pentingnya sikap rendah hati bagi seorang pemimpin dengan meneladani Rasulullah ﷺ yang senantiasa terbuka terhadap saran para sahabat. Melalui musyawarah, seorang pemimpin dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan membangun kerja sama yang harmonis dalam dakwah maupun urusan dunia.

Menjadi seorang pemimpin bukanlah berarti harus selalu merasa paling benar atau menutup diri dari masukan orang lain. Dalam kacamata Islam, kepemimpinan adalah amanah yang menuntut kebijaksanaan, kerendahan hati, dan kesediaan untuk mendengar. Rasulullah ﷺ, sebagai manusia paling mulia yang mendapatkan bimbingan langsung dari Allah ﷻ, tetap memberikan teladan agung dalam hal ini. Beliau tidak merasa tinggi diri, melainkan senantiasa melibatkan para sahabat dalam bermusyawarah untuk mencapai keputusan terbaik bagi kepentingan umat. Sikap ini membuktikan bahwa mendengarkan orang lain bukanlah tanda kelemahan, melainkan wujud kedewasaan seorang pemimpin sejati. ## Teladan Rasulullah dalam Menerima Saran. Sejarah mencatat peristiwa penting dalam Perang Badar, ketika Al-Hubab bin al-Mundzir radhiyallahu ‘anhu memberikan saran strategis terkait posisi pasukan dan pengaturan sumber air. Rasulullah ﷺ, dengan penuh kerendahan hati, menanyakan apakah usulan tersebut datang berdasarkan wahyu atau murni strategi pribadi. Ketika diketahui itu adalah saran taktis dari sahabat, beliau segera menerimanya dengan lapang dada. Tindakan ini menunjukkan bahwa Rasulullah ﷺ sangat menghargai kontribusi orang lain selama hal itu memberikan manfaat dan kebaikan bagi kemaslahatan bersama. Beliau mengutamakan kebenaran dan efektivitas di atas ego pribadi. ## Perintah Allah untuk Bermusyawarah. Allah ﷻ secara langsung memerintahkan Nabi Muhammad ﷺ untuk selalu bermusyawarah dengan para sahabat dalam berbagai urusan. Sebagaimana termaktub dalam firman-Nya di dalam Al-Qur'an, Allah menjelaskan bahwa berkat rahmat-Nya, Rasulullah ﷺ mampu bersikap lemah lembut. Seandainya beliau bersikap keras dan berhati kasar, niscaya para sahabat akan menjauh. Hal ini ditegaskan dalam QS Āli ‘Imrān ayat 159: Maka, berkat rahmat Allah engkau berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam segala urusan. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal. Ayat ini menjadi landasan kuat bagi setiap pemimpin Muslim untuk senantiasa membuka ruang dialog dan menghargai pendapat orang lain. ## Mengedepankan Kebenaran di Atas Ego. Seorang pemimpin yang baik tidak melihat siapa yang menyampaikan saran, melainkan substansi dari saran tersebut. Jika masukan yang diberikan bernilai benar dan bermanfaat untuk kemaslahatan, maka sudah sepatutnya diterima dengan tangan terbuka. Bersikap kaku dan selalu ingin dianggap paling benar hanya akan menjauhkan pemimpin dari dukungan orang-orang di sekitarnya. Sebaliknya, keterbukaan dan kerendahan hati akan mempererat hubungan antara pemimpin dan yang dipimpin, serta menciptakan lingkungan yang kolaboratif dan solid. Kesimpulan dari pembahasan ini adalah bahwa kepemimpinan Islam sangat menjunjung tinggi nilai musyawarah. Kerendahan hati seorang pemimpin untuk mendengar saran bukan berarti ia tidak memiliki pendirian, melainkan bukti bahwa ia mengutamakan keberhasilan dan kebaikan bersama. Mari kita meneladani akhlak Rasulullah ﷺ dengan selalu berusaha bersikap lemah lembut, menghargai orang lain, dan senantiasa bertawakal kepada Allah ﷻ setelah melakukan usaha terbaik. Semoga Allah memberikan taufik kepada kita agar menjadi pribadi yang rendah hati dan istiqamah dalam menebar manfaat bagi sesama.

ﷲ
CintaIslam.com

Portal Dakwah — Menyebarkan ilmu yang bermanfaat berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih.

Kontak

Email: info@cintaislam.com
WhatsApp: +62 812-1712-3388

© 2026 CintaIslam.com