06:56
Sub05:23
Dzu12:41
Ash15:53
Mag18:23
Isy19:45
1j 1m 56d
14:51:04
Syeikh Abdulwahab - Ustadz Muhammad Syahputra, Lc.
Ceramah
11 October 2026

Syeikh Abdulwahab - Ustadz Muhammad Syahputra, Lc.

Artikel ini membahas tentang sosok Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab dan meluruskan berbagai syubhat yang ditujukan kepada dakwah beliau. Penjelasan ini menekankan pentingnya memahami manhaj beliau yang berlandaskan pemurnian tauhid serta mengikuti pemahaman salafus shalih.

Dakwah Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab merupakan salah satu fase penting dalam sejarah perbaikan umat Islam di masa modern. Seringkali, sosok beliau dan dakwah yang beliau bawa disalahpahami oleh banyak pihak akibat propaganda yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, penting bagi seorang Muslim untuk bersikap objektif dan kembali kepada sumber ilmu yang benar untuk memahami hakikat perjuangan beliau dalam mengembalikan umat kepada tauhid yang murni. ## Mengenal Sosok Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab lahir di wilayah Najd, tepatnya di kota Uyainah, pada abad ke-12 Hijriah. Beliau tumbuh di lingkungan keluarga yang memiliki latar belakang keilmuan yang kuat. Sejak usia muda, beliau telah menunjukkan kecerdasan yang luar biasa dalam menghafal Al-Qur'an dan menelaah kitab-kitab para ulama besar terdahulu, terutama kitab-kitab karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim. Perjalanan menuntut ilmu beliau membawanya berkeliling ke berbagai pusat ilmu Islam, yang semakin memantapkan pemahaman beliau bahwa kejayaan umat Islam hanya bisa dicapai dengan mengikuti pemahaman para sahabat Nabi dan generasi setelahnya. ## Inti Dakwah Tauhid Beliau Fokus utama dakwah Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab adalah memperbaiki akidah umat dari segala bentuk kesyirikan, baik syirik besar maupun syirik kecil. Beliau melihat banyak praktik di zamannya yang menyimpang dari tauhid, seperti memohon kepada selain Allah, mendatangi kuburan untuk meminta berkah, serta bentuk-bentuk kesyirikan lainnya yang telah tersebar luas. Beliau menegaskan bahwa hak Allah yang paling agung adalah diibadahi tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, sesuai dengan tujuan utama penciptaan jin dan manusia. Dakwah beliau bukanlah dakwah yang membawa agama baru atau mazhab baru, melainkan ajakan untuk kembali kepada Al-Qur'an dan Sunnah dengan pemahaman salafus shalih. ## Meluruskan Syubhat Terhadap Dakwah Beliau Banyak tuduhan keji yang dilontarkan kepada Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab, seperti tuduhan bahwa beliau suka mengkafirkan kaum Muslimin secara sembarangan atau membawa ajaran ekstrem. Padahal, jika kita menelaah kitab-kitab karya beliau, seperti Kitab Tauhid, akan terlihat dengan jelas bahwa beliau adalah ulama yang sangat berhati-hati dalam menetapkan hukum. Beliau senantiasa mendasarkan fatwa dan dakwahnya pada dalil-dalil syar'i yang jelas. Tuduhan-tuduhan tersebut umumnya berasal dari pihak yang tidak suka dengan pemurnian akidah karena merasa terganggu dengan seruan beliau untuk meninggalkan tradisi-tradisi yang bertentangan dengan syariat. Penutup Kesimpulan dari dakwah Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab adalah ajakan kembali kepada tauhid yang murni dan pemahaman yang lurus dalam beragama. Sebagai penutup, marilah kita senantiasa memohon petunjuk kepada Allah agar diberikan kemampuan untuk membedakan antara kebenaran dan kebatilan. Hendaknya kita bersikap adil dalam menilai para ulama, dengan tidak mudah termakan oleh isu atau fitnah tanpa memeriksa kebenaran faktanya terlebih dahulu. Semoga Allah senantiasa menjaga akidah kita dan memberikan hidayah kepada seluruh kaum Muslimin agar tetap istiqamah di atas manhaj yang benar.

ﷲ
CintaIslam.com

Portal Dakwah — Menyebarkan ilmu yang bermanfaat berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih.

Kontak

Email: info@cintaislam.com
WhatsApp: +62 812-1712-3388

© 2026 CintaIslam.com