07:05
Sub05:30
Dzu12:31
Ash15:30
Mag17:54
Isy19:19
8j 55m 30d
20:34:30
Kitab Tuhfatul Athfal - Bait 53-54: Mad Lazim Harfiy | Ustadz Rendi Dwi Syahputra, S.Pd.I, B.A
Ceramah
28 October 2026

Kitab Tuhfatul Athfal - Bait 53-54: Mad Lazim Harfiy | Ustadz Rendi Dwi Syahputra, S.Pd.I, B.A

Artikel ini membahas kelanjutan penjelasan hukum Mad Lazim dalam kitab Tuhfatul Athfal, khususnya mengenai pembagian Mad Lazim Harfiy. Penjelasan ini merujuk pada bait ke-53 dan ke-54 yang menguraikan klasifikasi mad tersebut menjadi mukhaffaf dan mutsaqqal.

Dalam mempelajari ilmu tajwid, memahami kaidah mad merupakan hal yang sangat krusial agar bacaan Al-Qur'an sesuai dengan kaidah yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Melanjutkan pembahasan dari kitab Tuhfatul Athfal karya Syaikh Sulaiman Al-Jamzuri, pada bait ke-53 dan ke-54, penulis menjelaskan tentang pembagian Mad Lazim. Sebagaimana telah disebutkan dalam bait-bait sebelumnya, Mad Lazim secara garis besar terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu Mad Lazim Kilmi dan Mad Lazim Harfi. Pada kesempatan ini, kita akan memfokuskan pembahasan pada Mad Lazim Harfi yang merupakan bagian dari empat pembagian Mad Lazim secara keseluruhan. ## Pembagian Mad Lazim dalam Tuhfatul Athfal Dalam kitab Tuhfatul Athfal, Syaikh Sulaiman Al-Jamzuri menjelaskan bahwa pembagian Mad Lazim menurut para ahli qira'ah ada empat macam. Hal ini tertuang dalam bait nazham berikut: ARAB: أَقْسَامُ لاَزِمٍ لَدَيْهِمْ أَرْبَعَةْ وَتِلْكَ كِلْمِيٌّ وَحَرْفِيٌّ مَعَهْ LATIN: Aqsaamu laazimin ladayhim arba'ah, wa tilka kilmiyyun wa harfiyyun ma'ah. ARTI: Pembagian mad lazim, menurut ahli qira'ah, ada empat, yaitu mad lazim kilmi, dan serta harfiy. SUMBER: Kitab Tuhfatul Athfal Bait 51. Selanjutnya, pada bait ke-52, dijelaskan bahwa baik kilmi maupun harfi, keduanya terbagi lagi menjadi dua kondisi, yaitu mukhaffaf (ringan) dan mutsaqqal (berat). ARAB: كِلاَهُمَا مُخَفَّفٌ مُثَقَّلُ فَهَذِهِ أَرْبَعَةٌ تُفَصَّلُ LATIN: Kilaahumaa mukhaffafun mutsaqqalu, fahadzihi arba'atun tufashshalu. ARTI: Dan keduanya, yaitu kilmi dan harfiy, ada yang mukhaffaf (ringan) dan mutsaqqal (berat); keempat pembagian ini akan segera diperinci penjelasannya. SUMBER: Kitab Tuhfatul Athfal Bait 52. ## Memahami Mad Lazim Harfiy Mad Lazim Harfiy adalah mad yang terjadi pada huruf-huruf hijaiyah yang terletak di awal surah (fawatihus suwar). Huruf-huruf ini dibaca sesuai dengan nama hurufnya, bukan sesuai dengan bunyi harakatnya. Mad Lazim Harfiy disebut demikian karena sukun asli yang menjadi sebab mad tersebut berada pada huruf yang membentuk nama huruf hijaiyah tersebut. Ketika kita membaca huruf-huruf pembuka surah, kita harus memperhatikan apakah setelah huruf mad terdapat huruf yang diidghamkan (mutsaqqal) atau tidak (mukhaffaf). Jika setelah huruf mad terdapat huruf yang diidghamkan ke huruf berikutnya, maka ia disebut Mad Lazim Harfi Mutsaqqal. Sebaliknya, jika tidak ada idgham, maka ia disebut Mad Lazim Harfi Mukhaffaf. Keduanya wajib dibaca panjang dengan kadar enam harakat (tiga alif). ## Kesimpulan dan Nasehat Mempelajari ilmu tajwid, termasuk pembagian Mad Lazim, adalah bentuk upaya kita dalam menjaga kemurnian bacaan Al-Qur'an. Dengan memahami kaidah-kaidah ini, seorang muslim dapat membaca ayat-ayat Allah dengan tartil, sebagaimana diperintahkan dalam Al-Qur'an. Hendaknya kita senantiasa semangat dalam menuntut ilmu syar'i, termasuk ilmu tajwid, agar ibadah kita, khususnya membaca Al-Qur'an, semakin berkualitas dan mendatangkan pahala yang besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kita semua untuk memahami dan mengamalkan ilmu yang bermanfaat.

ﷲ
CintaIslam.com

Portal Dakwah — Menyebarkan ilmu yang bermanfaat berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih.

Kontak

Email: info@cintaislam.com
WhatsApp: +62 812-1712-3388

© 2026 CintaIslam.com