07:05
Sub05:30
Dzu12:31
Ash15:30
Mag17:54
Isy19:19
8j 57m 15d
20:32:45
Mad Harify Mutsaqqal & Mukhaffaf | Ustadz Rendi Dwi Syahputra, S.Pd.I, B.A
Ceramah
28 October 2026

Mad Harify Mutsaqqal & Mukhaffaf | Ustadz Rendi Dwi Syahputra, S.Pd.I, B.A

Artikel ini membahas pembagian hukum bacaan Mad Lazim dalam ilmu tajwid, khususnya Mad Lazim Harfi yang terbagi menjadi dua jenis, yaitu Mutsaqqal dan Mukhaffaf. Penjelasan ini merujuk pada kaidah dasar tajwid yang sering ditemukan pada huruf-huruf pembuka surah dalam Al-Qur'an.

Dalam mempelajari ilmu tajwid, kita mengenal hukum bacaan Mad Lazim yang merupakan bagian penting dalam membaca Al-Qur'an dengan tartil. Secara garis besar, para ulama qira'ah membagi Mad Lazim menjadi empat bagian utama, yaitu Mad Lazim Kilmi (baik Mutsaqqal maupun Mukhaffaf) dan Mad Lazim Harfi (baik Mutsaqqal maupun Mukhaffaf). Artikel ini akan memfokuskan pembahasan pada kategori Mad Lazim Harfi sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab-kitab tajwid seperti Tuhfatul Athfal. ## Pengertian Mad Lazim Harfi Mad Lazim Harfi adalah hukum bacaan panjang yang terjadi pada huruf-huruf hijaiyah yang terletak di awal surah dalam Al-Qur'an (fawatihussuwar). Dinamakan 'Harfi' karena hukum mad ini terjadi pada huruf, bukan pada kata atau kalimat. Mad ini disebut 'Lazim' karena para ulama sepakat mengenai panjang bacaannya yang harus dibaca panjang, yaitu enam harakat atau tiga alif. ## Mad Lazim Harfi Mutsaqqal Mad Lazim Harfi Mutsaqqal terjadi apabila huruf-huruf pembuka surah yang jika dieja terdiri dari tiga huruf, di mana huruf tengahnya adalah huruf mad, dan huruf ketiganya diidghamkan (dimasukkan) ke huruf setelahnya. Karena adanya proses idgham ini, maka bacaannya menjadi berat (mutsaqqal). Contoh dari hukum ini dapat ditemukan pada awal surah yang diawali dengan huruf-huruf seperti Alif Lam Mim (الم). Pada bagian 'Lam', huruf tersebut diidghamkan ke huruf 'Mim' berikutnya, sehingga wajib dibaca panjang enam harakat dengan penekanan atau pemberatan. ## Mad Lazim Harfi Mukhaffaf Sebaliknya, Mad Lazim Harfi Mukhaffaf adalah bacaan panjang pada huruf-huruf pembuka surah yang tidak mengalami proses idgham, sehingga cara membacanya terasa lebih ringan (mukhaffaf). Huruf-huruf yang termasuk dalam kategori ini sering disingkat dengan ungkapan 'Hayyun Thohur' (حي طهر), yaitu huruf Ha, Ya, Tha, Ha, dan Ra. Huruf-huruf ini dibaca panjang dua harakat atau satu alif. Sebagai contoh, pembacaan huruf 'Tha' dan 'Ha' pada awal surah Thaha (طه) termasuk dalam kategori ini. ## Kesimpulan dan Nasehat Mempelajari hukum tajwid, termasuk perbedaan antara Mad Lazim Harfi Mutsaqqal dan Mukhaffaf, merupakan bentuk ikhtiar kita dalam menjaga kemurnian bacaan Al-Qur'an. Dengan memahami kaidah ini, seorang muslim dapat membaca firman Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan lebih tepat, sesuai dengan cara yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Hendaknya kita senantiasa bersemangat dalam menuntut ilmu agama, khususnya ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an, agar ibadah kita semakin berkualitas dan mendatangkan keberkahan.

ﷲ
CintaIslam.com

Portal Dakwah — Menyebarkan ilmu yang bermanfaat berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih.

Kontak

Email: info@cintaislam.com
WhatsApp: +62 812-1712-3388

© 2026 CintaIslam.com