07:05
Sub05:30
Dzu12:31
Ash15:30
Mag17:54
Isy19:19
8j 57m 57d
20:32:03
Khutbah Jum'at | Beramallah Sebelum Terlambat - Ustadz Abdullah Amir Maretan حفظه الله تعالى
Ceramah
30 October 2026

Khutbah Jum'at | Beramallah Sebelum Terlambat - Ustadz Abdullah Amir Maretan حفظه الله تعالى

Artikel ini menekankan pentingnya bersegera dalam melakukan amal kebaikan sebelum ajal menjemput atau datangnya fitnah yang menghalangi seseorang untuk beribadah. Ustadz Abdullah Amir Maretan mengingatkan bahwa waktu hidup adalah kesempatan terbatas yang harus dimanfaatkan dengan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memberikan kita nikmat waktu dan kesempatan untuk beribadah. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan pengikut beliau hingga akhir zaman. Tema khutbah kali ini adalah urgensi untuk bersegera dalam beramal sebelum kesempatan itu hilang karena kematian atau datangnya berbagai fitnah yang menyibukkan manusia dari ketaatan.

Pentingnya Bersegera dalam Kebaikan

Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memerintahkan hamba-Nya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Waktu yang kita miliki di dunia ini sangatlah singkat dan tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajalnya akan tiba. Oleh karena itu, seorang Muslim yang cerdas adalah mereka yang tidak menunda-nunda amal shalih. Menunda kebaikan adalah pintu kelalaian yang bisa berujung pada penyesalan di hari kiamat, di mana amal tidak lagi bisa ditambah dan pintu taubat telah tertutup.

Ancaman Fitnah yang Menghalangi Amal

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberikan peringatan agar kita segera beramal sebelum datangnya fitnah yang datang silih berganti bagaikan potongan malam yang gelap gulita. Fitnah-fitnah ini dapat berupa kesibukan duniawi, ujian harta, jabatan, atau musibah yang membuat seseorang lalai dari mengingat Allah. Ketika fitnah tersebut telah menumpuk, seseorang akan merasa berat untuk melakukan ketaatan, bahkan mungkin ia akan kehilangan semangat untuk beribadah sama sekali. Inilah alasan mengapa kita harus memanfaatkan masa sehat dan luang sebelum datang masa sakit atau kesibukan yang menghalangi kita.

Muhasabah Diri

Setiap Muslim hendaknya melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Tanyakan pada diri sendiri, sudahkah kita menyiapkan bekal yang cukup untuk menghadap Allah? Jangan sampai kita tertipu oleh panjangnya angan-angan duniawi. Kematian tidak menunggu seseorang untuk bertaubat atau menyelesaikan urusan dunianya. Ia datang secara tiba-tiba, tanpa aba-aba, dan tanpa memandang usia maupun kondisi kesehatan seseorang.

Kesimpulan dan Nasehat

Sebagai kesimpulan, marilah kita jadikan setiap detik dalam hidup kita sebagai ladang untuk menanam amal kebaikan. Jangan biarkan waktu berlalu dengan sia-sia tanpa ada ketaatan yang kita persembahkan kepada Allah. Bersegeralah dalam beramal, baik itu shalat, sedekah, dzikir, maupun menuntut ilmu syar'i, sebelum ajal menjemput dan kesempatan itu hilang selamanya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kita taufik untuk senantiasa istiqamah dalam ketaatan hingga akhir hayat kita.

ﷲ
CintaIslam.com

Portal Dakwah — Menyebarkan ilmu yang bermanfaat berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih.

Kontak

Email: info@cintaislam.com
WhatsApp: +62 812-1712-3388

© 2026 CintaIslam.com